Strategi Investasi Reksadana Tahun 2022

Strategi Investasi Reksadana Tahun 2022

Jika kamu ingin berinvestasi di dunia investasi, konsep investasi di reksa dana pasti sudah menjadi hal yang lumrah. Berbeda dengan reksa dana saham yang diatur oleh manajemen investasi untuk memastikan bahwa keterlibatan pemilik dana sangat minim. Namun, jika investasi merugi, perusahaan pengelola investasi tidak bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Ini berarti bahwa kerugian dalam jumlah mutlak adalah tanggung jawab kamu.

Sebagai investor, penting untuk lebih berhati-hati saat berinvestasi di reksa dana. Pemahaman dasar sangat penting agar reksa dana memberi kamu keuntungan terbaik. Selain itu, kamu harus mengetahui strategi investasi tertentu untuk reksa dana yang tercantum di bawah ini untuk memastikan reksa dana dapat menawarkan keuntungan yang lebih besar, yang meliputi:

1. Pilih Manajemen Investasi yang memiliki rekam jejak yang solid

Sejarah pengelolaan investasi dapat dilihat dari hasil yang dicapai selama lima tahun terakhir, terlepas dari apakah perusahaan tersebut menghasilkan laba atau rugi. Wajar jika manajemen investasi merugi namun tetap harus memperhatikan proporsi kerugian yang diderita. Jika persentasenya tetap rendah, itu menunjukkan bahwa metode pengelolaan investasi sudah cukup baik. Jika sejarahnya tidak bagus dan kamu selalu mengalami kerugian besar dalam persentase, yang terbaik adalah menghindari menginvestasikan uang kamu ke dalam jenis sekuritas ini. Hal ini dimungkinkan untuk mengakibatkan kerugian, selama waktu dan jangka panjang.

2. Pikirkan tentang Investasi

Nilai investasi reksa dana minimal Rp 500 juta. Jika kamu ingin memasukkan lebih dari ini, kamu bisa. Namun, ingat untuk memastikan memilih nominal investasi yang tepat untuk memastikan keuntungan tertinggi. Nominalnya harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi. Jika kamu berpikir kamu dapat berinvestasi banyak, maka kamu harus melakukan investasi besar. Jika tidak, mulailah dengan jumlah yang lebih kecil terlebih dahulu.

3. Pelajari apa itu Strategi Investasi Lump Sum

Strategi investasi lump sum ini mirip dengan strategi deposit. Namun, investor tidak dapat meningkatkan jumlah yang ingin mereka investasikan melalui metode lump sum ini. Misalnya, jika kamu memiliki uang tunai Rp 50 juta di akun kamu, jumlah yang kamu setorkan ke dana perwalian adalah Rp 50.000.000. Strategi ini akan memberi kamu keuntungan paling besar jika kamu berinvestasi pada saat yang tepat, yaitu saat biaya terjangkau atau sedang dijual. Sebaliknya, jika kamu berinvestasi ketika pasar sedang lesu, crash, atau dalam kekacauan, kamu bisa menderita kerugian yang signifikan.

4. Disarankan untuk berinvestasi secara bertahap

Investasi secara bertahap umumnya disebut strategi investasi Dollar Cost Averaging (DCA). Investor diperbolehkan melakukan penyetoran uang dengan jumlah nominal tertentu setiap bulannya. Nominal setoran harus sama setiap bulannya. Misalnya jika setoran awal investasinya Rp 1 juta, selanjutnya harus terdiri dari Rp 1 juta. Investasi bertahap semacam ini sangat cocok untuk investor yang tidak memiliki banyak modal untuk memulai investasi. Selain itu, jumlah investasi per bulan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan.

5. Tentukan jumlah unit yang ingin kamu beli

Dalam hal investasi reksa dana, kamu dapat membeli sejumlah unit dari reksa dana per bulan. Misalnya 500 unit di bulan pertama kemudian 600 unit di bulan berikutnya, dll. Jumlah yang kamu bayarkan berdasarkan biaya per unit reksa dana setiap bulannya. Jika tarif di bulan berikutnya lebih tinggi dari bulan sebelumnya diharapkan membayar lebih untuk bulan berikutnya. Namun, jangan khawatir, kamu bisa menjual unit investasi kapan saja kamu mau. Jual mereka saat harga naik untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

6. Perhatikan kondisi pasar

Tindakan jual beli harus dilakukan pada saat yang tepat. Lebih bermanfaat untuk melacak kondisi pasar saat ini untuk meningkatkan peluang keuntungan. Beli reksa dana saat kondisi pasar sedang fluktuatif, namun harganya masih lebih rendah dari harga rata-rata. Memahami kondisi pasar untuk investasi bukanlah tugas yang mudah. Prosesnya membutuhkan waktu master untuk memastikan bahwa pemahaman kamu akan tumbuh.

Keuntungan dan kerugian sepenuhnya pada kebijaksanaan manajemen investasi. Namun, investor harus siap untuk meneliti dunia investasi secara mendalam untuk memastikan bahwa mereka dapat mengidentifikasi jenis investasi yang paling cocok untuk reksa dana. Selain itu, kamu juga dapat mengevaluasi efisiensi manajer investasi untuk mengoptimalkan penggunaan uang kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.