Alasan Mengapa Kenapa Kucing Muntah

Kenapa kucing muntah – Banyak orang senang memelihara kucing sebagai hewan peliharaan dan bertanya-tanya mengapa kucing muntah. Penyebab umum kucing muntah adalah benda asing di saluran pencernaannya. Ini bisa berupa apa saja, mulai dari benang hingga hujan Tahun Baru, atau bahkan obat-obatan pilihan. Seekor anjing atau kucing muntah darah bisa menjadi tanda neoplasma, yaitu infeksi. Penyebab lain termasuk sakit maag, racun sosis, dan makanan manusia tertentu.

Regurgitasi adalah bentuk muntah yang terjadi ketika makanan tidak dicerna dengan baik dan hewan memuntahkannya. Proses ini cepat dan mudah dan dapat didahului dengan busa keputihan atau cairan kuning. Adalah umum bagi kucing untuk muntah setelah makan atau dengan perut kosong. Dalam kedua kasus, hewan akan muntah 6 sampai 8 jam setelah makan. Biasanya akan lebih mungkin untuk melakukan ini ketika sudah penuh, dan tidak akan memuntahkan.

Dalam beberapa kasus, kucing mungkin mengonsumsi makanan tertentu yang tidak dapat dicerna dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan kucing kamu memuntahkan sesuatu yang terlalu sulit untuk dicerna. Kadang-kadang, ini bisa menyebabkan muntah yang berbau busuk dan berwarna darah. Ini bisa menjadi tanda penyakit hati atau masalah dengan kerongkongan. Jika kamu melihat regurgitasi kucing kamu telah berhenti, kamu harus segera membawanya ke dokter hewan.

Alasan umum lainnya untuk kucing muntah termasuk kepekaan terhadap makanan, bola rambut, dan infeksi. Penting untuk dicatat bahwa muntahan kucing kamu jernih atau berbusa dan bisa menjadi tanda masalah pencernaan. Namun, jika kucing kamu muntah berulang kali, masalahnya mungkin lebih serius. Konsultasikan dengan dokter hewan jika kamu khawatir. Ketika hewan peliharaan kamu mengalami regurgitasi secara teratur, pastikan kamu membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan.

Alasan umum lain kucing muntah adalah makan berlebihan. Perut kucing memiliki kerongkongan horizontal, yang berarti memiliki kerongkongan vertikal. Kerongkongan vertikal anjing tidak dapat mencerna makanan secepat manusia, tetapi kerongkongan horizontal kucing bisa. Alasan untuk ini adalah karena ia tidak dapat menelan makanan, dan karena itu sulit untuk melewatinya melalui kerongkongan.

Alasan paling umum kucing muntah adalah karena ia tidak mencerna makanan dengan benar. Makanan yang dimakan kucing kamu akan terlempar ke kerongkongan. Selain kerongkongan, kucing kamu mungkin memiliki masalah dengan kantong empedu, hati, atau organ lainnya. Seorang dokter hewan dapat mendiagnosis kondisi ini dan meresepkan perawatan. Setelah kamu menemukan penyebab kucing muntah, kamu dapat melanjutkan ke langkah berikutnya.

Ada beberapa alasan lain mengapa kucing muntah. Jika makan terlalu banyak atau terlalu cepat, muntah bisa jadi karena intoleransi makanan. Kemungkinan penyebab lain termasuk mangkuk terbuka, suhu yang terlalu hangat, atau penyumbatan di kerongkongan. Penting juga untuk memeriksa penyebab regurgitasi kucing kamu. Setelah kamu mengesampingkan masalah medis utama, langkah selanjutnya adalah menentukan mengapa kucing muntah.

Jika kucing kamu makan terlalu banyak atau terlalu cepat, kamu harus mencari bantuan dokter hewan. Muntah berwarna kuning mungkin merupakan tanda penyakit hati, tetapi bisa juga karena kucing kamu memakan sesuatu yang menguning. Jika kucing kamu muntah karena perut kosong, kamu harus segera mengunjungi dokter hewan. Ini bisa menjadi pertanda kondisi yang lebih serius. Saat kamu mencari penjelasan mengapa kucing muntah, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan.

Dalam beberapa kasus, kucing yang muntah mungkin mengalami penyumbatan di kerongkongan. Dalam hal ini, ia akan memiliki sistem pencernaan yang tidak normal dan mungkin menderita penyakit pencernaan. Meskipun penting untuk mencari dokter hewan untuk kondisi seperti itu, jika kamu melihat kucing kamu muntah, kamu harus mengunjungi dokter hewan untuk menentukan apakah ia memiliki kondisi spesifik yang mendasarinya. Kerongkongan terletak di bagian belakang bawah perut, sehingga dokter hewan kamu dapat merekomendasikan diet yang akan menjaga kesehatan kucing kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.